Gedung Keuangan Negara Manado Lt. 1-2, Jl. Bethesda No. 6-8, Kota Manado
(0431) 7285335

Kanwil Bea Cukai Sulbagtara Inisiasi Dialog Jalur Perdagangan Ekspor bersama Gubernur Sulawesi Utara dan APINDO. Optimalkan Potensi Perdagangan Indonesia Bagian Timur menuju Asia Pasifik.

Di publish pada 17-07-2024 14:31:05

Kanwil Bea Cukai Sulbagtara Inisiasi Dialog Jalur Perdagangan Ekspor bersama Gubernur Sulawesi Utara dan APINDO. Optimalkan Potensi Perdagangan Indonesia Bagian Timur menuju Asia Pasifik.
Kanwil Bea Cukai Sulbagtara Inisiasi Dialog Jalur Perdagangan Ekspor bersama Gubernur Sulawesi Utara dan APINDO. Optimalkan Potensi Perdagangan Indonesia Bagian Timur menuju Asia Pasifik.

Manado, 11/07/2024 - Dialog ini digelar pada 11 Juli 2024 bertempat di Ballroom Lt.9 Kantor Pusat Bank Sulutgo. Dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan (stakeholder) yang terlibat dalam perdagangan internasional di wilayah Indonesia Bagian Tengah dan Timur, termasuk Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, DPP APINDO Sulawesi Utara Nicho Lieke, Kepala Kanwil Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan, Kepala Kanwil Bea Cukai Maluku dan Kepala Kanwil Bea Cukai Khusus Papua. Turut hadir secara daring Ketua Umum Apindo Nasional, Shinta Kamdani, dan Perwakilan Pemerintah Provinsi SULAMAPA (Sulawesi Maluku Papua).

Sulawesi Utara memiliki letak geografis yang sangat strategis sebagai gerbang perdagangan ke Asia-Pasifik, keunggulan ini harus dimanfaatkan guna meningkatkan ekonomi Indonesia, khususnya Indonesia Bagian Timur. Saat ini Sulawesi, Maluku, dan Papua juga mempunyai potensi logistik yang cukup besar baik impor maupun ekspor. Dialog ini terlaksana guna memaksimalkan peluang emas tersebut.

Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey dalam keynote speech menyatakan walaupun secara faktual industri masih di dominasi wilayah barat Indonesia, namun Indonesia bagian Timur bukan tanpa taji. Pergerakan industri Indonesia bagian Timur terbilang semakin signifikan. “Kita itu di bibir Asia Pasifik, jadi sayang jika tidak dioptimalkan. Jika industri tumbuh, maka akan ada lapangan pekerjaan baru”, ujar Beliau. 

Selain itu Sulawesi Utara telah memiliki fasilitas yang dapat menunjang perdagangan internasional antara lain Kawasan Ekonomi Khusus, Hub Internasional Pelabuhan Bitung, dan Bandara Internasional dengan penerbangan langsung ke Asia Timur. Ketua DPP Apindo Sulawesi Utara dalam laporannya menyatakan DPP APINDO Sulut merasa terpanggil menjadi bagian dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Kanwil Bea Cukai Sulbagtara untuk menyebarluaskan pentingnya Infrastruktur yang telah tersedia guna menjadikan Sulawesi Utara sebagai pintu perdagangan Asia-Pasifik.

“APINDO Sulut melihat momentum ini sebagai peluang emas bagi para pengusaha khususnya di Indonesia Bagian Timur. Dengan dibukanya Hub Bitung dan direct call telah memangkas 50-70% waktu serta biaya yang dibutuhkan untuk sampai ke Asia Timur. Mari kita manfaatkan inisiasi dan gebrakan yang telah dilakukan oleh Pemerintah” ucap Nicho.

Sementara itu, dalam paparan Kakanwil Bea Cukai Sulbagtara, Erwin Situmorang, mengatakan bahwa dengan telah adanya ekspor dan impor langsung dari Sulawesi Utara ke negara-negara di Asia Pasifik, maka diharapkan ke depannya, pelayaran dan penerbangan langsung ini juga dapat meningkatkan perdagangan dari beberapa kawasan industri lainnya di daerah Indonesia Tengah dan Timur, seperti dari Morowali, Kendari, Obi, dan Weda. Peningkatan investasi akan membentuk trade dan aglomerasi yang cukup besar di Sulampua, yang menjadi syarat direct access ke wilayah Asia Timur.

"Bea Cukai berkomitmen untuk mendukung optimalisasi jalur perdagangan Asia Pasifik dari Indonesia Bagian Timur. Kami akan terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk menciptakan iklim perdagangan yang kondusif dan kompetitif serta direct access yang telah dibuka di Sulawesi Utara dapat terus berkelanjutan pemanfaatannya di wilayah Sulampua. Infrastruktur penunjang yang telah ada harus kita jaga karena lebih sulit untuk menjaga dibandingkan membuat yang baru" tutup Erwin.

Dialog ini diharapkan dapat menghasilkan rumusan-rumusan yang bermanfaat untuk meningkatkan optimalisasi jalur perdagangan Asia Pasifik dari Indonesia Bagian Timur. Bea Cukai dan seluruh stakeholder yang terlibat berkomitmen untuk terus terus bersinergi dalam memanfaatkan keterbukaan jalur logistik yang ada di Sulawesi Utara ini dengan tujuan percepatan pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan nasional terutama di wilayah kita di Indonesia Tengah dan Timur.

 

koordinasi, sulawesi utara, apindo, hub bitung,


Isikan nama, email dan komentar Anda