Gedung Keuangan Negara Manado Lt. 1-2, Jl. Bethesda No. 6-8, Kota Manado
(0431) 7285335

Bea Cukai Bakudapa, Sosialisasi Anti-Korupsi dan Dialog Terbuka guna peningkatkan Layanan Kanwil Bea Cukai Sulbagtara

Di publish pada 29-08-2024 15:52:14

Bea Cukai Bakudapa,  Sosialisasi Anti-Korupsi dan Dialog Terbuka guna peningkatkan Layanan Kanwil Bea Cukai Sulbagtara
Bea Cukai Bakudapa, Sosialisasi Anti-Korupsi dan Dialog Terbuka guna peningkatkan Layanan Kanwil Bea Cukai Sulbagtara

Manado, 28 Agustus 2024– Dalam upaya mensosialisasikan budaya anti-korupsi serta memberikan apresiasi kepada para pengguna jasa dan pemangku kepentingan yang berkontribusi signifikan dalam mendukung program Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kanwil Bea Cukai Sulawesi Bagian Utara (Sulbagtara) mengadakan acara bertajuk Bea Cukai Bakudapa ‘Bakumpul Dengar Pendapat’. Acara tersebut berlangsung pada Selasa, 27 Agustus 2024, di Aula Lt. 6 Gedung Kantor Wilayah (GKN) Manado.

Bea Cukai Bakudapa berfungsi sebagai platform pertemuan bagi seluruh stakeholder Kanwil Bea Cukai Sulbagtara, termasuk pengguna jasa, kementerian/lembaga, aparat penegak hukum, pemerintah daerah, akademisi, asosiasi, dan media. Tujuan utama dari acara ini adalah untuk mendengarkan kritik, saran, dan masukan demi peningkatan kinerja dan pelayanan Bea Cukai di masa depan.


Dalam sambutannya, Kepala Kanwil Bea Cukai Sulbagtara, Erwin Situmorang, menekankan pentingnya sosialisasi anti-korupsi sebagai bentuk komitmen Bea Cukai dalam membangun budaya integritas dan memberantas praktik korupsi. "Kami sangat berharap para pengguna jasa dan rekanan kami juga mau membangun budaya integritas di lingkungan masing-masing dan selalu menjunjung tinggi nilai integritas dalam berinteraksi dengan kami. Oleh karena itu, marilah bersama-sama kita membiasakan yang benar, bukan membenarkan yang biasa,” ujar Erwin.


Erwin juga menegaskan bahwa dialog terbuka ini bertujuan untuk mendengar berbagai kritik, saran, dan masukan dari berbagai pihak guna meningkatkan pelayanan yang prima bagi seluruh pengguna jasa di wilayah Sulawesi Bagian Utara. "Sesuai dengan tema acara 'Bekerja Bersama, Meningkatkan Layanan, Menuju Indonesia Maju', saya berharap melalui dialog ini, kami dapat menerima saran dan masukan dari Bapak/Ibu sekalian untuk meningkatkan kinerja kami," tambahnya.


Sesi pertama dari Bea Cukai Bakudapa terdapat sosialisasi anti korupsi dengan narasumber Dr. Praseno Hadi AK MM, Fungsional Auditor Pemprov Sulawesi Utara. Dalam paparan materi, Praseno Hadi menyoroti perlunya melawan budaya korupsi dengan membangun budaya integritas dan menerapkan sistem yang konsisten. "Membangun budaya anti-korupsi memerlukan kebiasaan diri dan komitmen dari semua pihak," ungkap Praseno Hadi. Ia juga menekankan pentingnya penataan regulasi dan pembinaan sumber daya manusia untuk efisiensi dan efektivitas kerja.


Pada sesi kedua, acara berlanjut dengan dialog terbuka yang membahas tiga topik utama: Pengawasan Barang Bawaan Penumpang, Fasilitas Kepabeanan, dan Cukai. Dialog ini menghasilkan berbagai masukan dan saran berharga untuk perbaikan kualitas pelayanan Bea Cukai di masa depan.


Sebagai penutup acara, dilakukan pemberian apresiasi kepada stakeholder atas sinergi, koordinasi, serta dukungan mereka terhadap pencapaian kinerja Kanwil Bea Cukai Sulbagtara. Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan terhadap kontribusi mereka dalam mendukung kinerja dan integritas Bea Cukai.
 



Isikan nama, email dan komentar Anda